Abstract:
Penelitian ini dilakukan untuk mengevaluasi efektivitas
penggunaan pelindung radiasi dalam menurunkan dosis serap pada organ
tiroid selama prosedur CT-Scan, yang merupakan salah satu modalitas
pencitraan dengan kontribusi signifikan terhadap paparan radiasi medis.
Pengukuran dosis diimplementasikan menggunakan Thermoluminescent
Dosimeter (TLD) yang diposisikan pada Alderson Rando Phantom
sebagai representasi anatomi pasien. Data diperoleh melalui dua kondisi
berbeda, yakni tanpa pelindung dan dengan pemasangan pelindung tiroid,
pada empat variasi arus–waktu (mAs): 300, 350, 400, dan 450 mAs. Nilai
keluaran TLD yang terbaca dalam satuan nanocoulomb (nC) kemudian
dikonversi ke satuan dosis ekuivalen miliSievert (mSv) untuk
memungkinkan analisis kuantitatif tingkat reduksi dosis. Hasil penelitian
menunjukkan bahwa pelindung radiasi memberikan penurunan dosis
sebesar 21%–24% pada seluruh variasi mAs yang diuji, menandai adanya
kontribusi protektif yang konsisten. Perolehan nilai reduksi dosis radiasi
pada penelitian ini dimana pelindung (shielding) berbahan karet,
tembaga, dan bismut berhasil mereduksi dosis pada pemeriksaan CT-Scan
leher yang diperoleh sebesar 19%-20%. Nilai reduksi yang diperoleh
dalam penelitian ini cukup membantu dalam mengurangi risiko tiroid.