| dc.description.abstract |
Tujuan telitian ini dalam menganalisis pengaruh job insecurity juga stres kerja
terhadap turnover intention pegawai divisi produksi PT XYZ di Gunung Sindur.
Studi ini menerapkan kuantitatif dengan cara survei. Populasi riset berjumlah 75
pegawai beserta keseluruhan populasi digunakan sebagai responden memakai
metode sampel total. Pengumpulan data dilaksanakan dengan kuesioner skala likert,
sementara pengolahan informasi dilaksanakan memakai regresi linier majemuk
melalui program SPSS versi 26. Temuan membuktikan apabila job insecurity lalu
serta stres kerja bisa bawa pengaruh positif pada turnover intention, secara simultan
atau parsial. Angka koefisien determinasi (R²) yaitu 0,324 mengartikan 32,4%
variasi turnover intention dapat diuraikan oleh job insecurity serta stres kerja,
sedangkan bagian lainnya senilai 67,6% dipengaruhi oleh unsur berbeda yang
berada di luar riset. Hasil tersebut mengindikasikan apabila makin besar level job
insecurity serta stres kerja pegawai sehingga makin besar tinggi juga
kecenderungan pegawai guna meninggalkan organisasi. |
en_US |