| dc.description.abstract |
Wushu merupakan salah satu bentuk seni bela diri yang berasal dari Tiongkok dan
telah berkembang menjadi lebih dari sekedar olahraga, tetapi telah berkembang
menjadi tempat di mana orang-orang dari berbagai latar belakang budaya dan
identitas berkumpul. Perguruan Wushu Naga Mas Tangerang menunjukkan
bagaimana praktik Wushu dapat berkembang dalam lingkungan dengan banyak nilai
sosial dan keberagaman budaya. Tujuan dari tugas akhir ini adalah membuat film
dokumenter “Di Balik Arena” dapat menggambarkan Wushu di Perguruan Wushu
Naga Mas Tangerang sebagai tempat pertukaran budaya dan keragaman. Dengan
menggunakan pendekatan observatif dan ekspositori, dokumenter ini mengutamakan
pengamatan langsung dari aktivitas latihan, interaksi antar atlet, dan pengalaman
pribadi para pelaku di perguruan.
Melalui pendekatan dokumenter observatif menggambarkan bagaimana latihan
membentuk kebiasaan, karakter, rasa kebersamaan, dan hubungan sosial antar orang
dari berbagai latar belakang, dengan pendekatan ekspositori sebagai pendukung
untuk memperkuat konteks cerita. Film dokumenter yang dihasilkan sebagai hasil
akhir dari perancangan ini diharapkan dapat memberikan perspektif baru tentang
Wushu di Indonesia, khususnya sebagai olahraga yang tidak hanya berfokus pada
kemampuan fisik dan prestasi, tetapi juga sebagai ruang pertukaran budaya dan
keragaman |
en_US |