| dc.description.abstract |
Peningkatan suhu lingkungan akibat pemanasan global memberikan dampak
signifikan terhadap kenyamanan termal bangunan, khususnya pada kawasan
industri di wilayah beriklim tropis seperti Cikarang, Kabupaten Bekasi. Kondisi
tersebut diperparah oleh tingginya kepadatan bangunan, dominasi material
penyerap panas, serta keterbatasan ruang terbuka hijau yang memicu terbentuknya
fenomena urban heat island. Dalam konteks bangunan pendidikan, kenyamanan
termal menjadi faktor penting karena berpengaruh langsung terhadap konsentrasi,
produktivitas, dan kualitas aktivitas belajar mengajar. Penelitian ini bertujuan
untuk mengkaji penerapan strategi desain arsitektur, dalam mendukung
kenyamanan termal pada bangunan pendidikan di kawasan industri tropis, dengan
studi kasus Politeknik Industri ATMI Cikarang. Metode penelitian yang
digunakan adalah pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi literatur, studi
dokumentasi gambar kerja, serta observasi kondisi fisik bangunan. Analisis
difokuskan pada aspek orientasi bangunan, ventilasi alami, material bangunan,
elemen peneduh, serta peran vegetasi terhadap pengendalian iklim mikro. Hasil
penelitian menunjukkan bahwa penerapan strategi desain pada bangunan
Politeknik Industri ATMI Cikarang berperan dalam mengurangi beban panas
lingkungan dan mendukung kenyamanan termal ruang, meskipun masih terdapat
potensi optimalisasi pada beberapa elemen desain. Penelitian ini diharapkan dapat
menjadi referensi dalam perancangan bangunan pendidikan yang adaptif terhadap
iklim tropis, hemat energi, dan berorientasi pada kenyamanan pengguna. |
en_US |