<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<feed xmlns="http://www.w3.org/2005/Atom" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/">
<title>Final Year Projects</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1" rel="alternate"/>
<subtitle/>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1</id>
<updated>2026-10-14T13:34:01Z</updated>
<dc:date>2026-10-14T13:34:01Z</dc:date>
<entry>
<title>Analisis Hubungan Independensi Auditor, Kompetensi Auditor dan Pengalaman Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Auditor di KAP Andi Ruswandi Wisnu dan Rekan)</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1691" rel="alternate"/>
<author>
<name>Alfianto, Susilo</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1691</id>
<updated>2026-10-14T08:50:47Z</updated>
<published>2022-06-20T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis Hubungan Independensi Auditor, Kompetensi Auditor dan Pengalaman Auditor terhadap Kualitas Audit (Studi Empiris pada Auditor di KAP Andi Ruswandi Wisnu dan Rekan)
Alfianto, Susilo
Akuntan publik memiliki kewajiban untuk mejaga kualitas audit.Namun risko salah &#13;
saji masih suka terjadi walaupun sudah di audit oleh Kantor Akuntan Publik &#13;
sekalipun. Penelitian ini bertujuan untuk menguji Faktor-faktor yang &#13;
mempengaruhi risiko salah saji tersebut,yaitu Independensi auditor,Kompetensi &#13;
Auditor,dan Pengalaman auditor terhadap kualitas audit.Sampel dalam penelitian &#13;
ini adalah karyawan yang bekerja sebagai auditor di Kantor Akuntan Publik Andi &#13;
Ruswandi dan Rekan.Jenis penelitian ini adalah Kuantitatif dengan metode Simple &#13;
Random Sampling.Data yang digunakan merupakan jenis kuesioner yang disebar &#13;
ke auditor di KAP ARWR ,penelitian ini diuji dengan statistik non parametrik &#13;
dengan model analisis Rank Spearman.Hasil dari penelitian ini adalah &#13;
independensi auditor, kompetensi auditor, dan pengalaman auditor berpengaruh &#13;
terhadap kualitas audit.
</summary>
<dc:date>2022-06-20T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Diversitas Gender Dewan Direksi, Komisaris Independen dan Kepemilikan Manajerial terhadap Penghindaran Pajak</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1635" rel="alternate"/>
<author>
<name>Iswanto, Pandu</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1635</id>
<updated>2026-07-27T09:20:05Z</updated>
<published>2026-06-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Diversitas Gender Dewan Direksi, Komisaris Independen dan Kepemilikan Manajerial terhadap Penghindaran Pajak
Iswanto, Pandu
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendapatkan wawasan baru mengenai hubungan &#13;
antara penghindaran pajak dan kesetaraan gender di jajaran direksi, komisioner &#13;
independen, dan kepemilikan manajemen. Teknik berbasis analisis kuantitatif &#13;
diterapkan. Sebanyak 32 perusahaan dipertimbangkan untuk sampel penelitian &#13;
menggunakan data sekunder dari BEI untuk tahun 2022–2024 dan metode &#13;
pemilihan bertujuan. Uji T dan Uji F, serta statistik deskriptif dan regresi linier &#13;
berganda menggunakan perangkat lunak Eviews 13, digunakan dalam penelitian &#13;
ini
</summary>
<dc:date>2026-06-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Analisis dan Perancangan Service Delivery System Menggunakan Metode Service Blueprint untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Group Series Tour - TX Travel, Jakarta</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1634" rel="alternate"/>
<author>
<name>Wangsa, Vanessa</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1634</id>
<updated>2026-07-27T09:13:47Z</updated>
<published>2026-07-06T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Analisis dan Perancangan Service Delivery System Menggunakan Metode Service Blueprint untuk Meningkatkan Kualitas Layanan Group Series Tour - TX Travel, Jakarta
Wangsa, Vanessa
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh transformasi dinamis sektor pariwisata akibat&#13;
kemajuan teknologi dan kehadiran Online Travel Agents (OTAs) yang memicu&#13;
persaingan harga sangat ketat di kalangan biro perjalanan wisata tradisional. Di&#13;
tengah fenomena transisi pasar tersebut, kualitas layanan menjadi penentu utama&#13;
kepuasan dan loyalitas konsumen (Hanelt, 2024), namun TX Travel Jakarta belum &#13;
memiliki dokumen service blueprint maupun standar operasional prosedur (SOP)&#13;
formal untuk produk group series tour yang memiliki kompleksitas tinggi, sehingga &#13;
pelayanan masih bersifat subjektif dan penanganan masalah di lapangan cenderung &#13;
reaktif. Penelitian ini bertujuan untuk merancang existing service blueprint, &#13;
mengidentifikasi titik kritis kegagalan layanan (fail points), serta merancang&#13;
kembali (redesign) service blueprint yang diusulkan sebagai upaya meminimalkan&#13;
kegagalan layanan. Metodologi penelitian menggunakan pendekatan kualitatif&#13;
dengan metode deskriptif dan interpretatif, di mana pengumpulan data dilakukan &#13;
melalui observasi non-partisipatif, wawancara terstruktur, dan studi dokumentasi &#13;
internal perusahaan. Penentuan informan dilakukan dengan teknik purposive &#13;
sampling yang melibatkan Operation Manager sebagai key informant, serta staf&#13;
Sales Counter dan Tour Leader sebagai participants. Teknik analisis data yang &#13;
digunakan adalah model interaktif Miles dan Huberman yang meliputi reduksi data,&#13;
penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa &#13;
absennya standardisasi memicu timbulnya fail points berdasarkan teori Bordoloi et&#13;
al. (2019) berupa ketidaksediaan layanan, kinerja lambat, dan layanan di bawah&#13;
standar (seperti kendala fasilitas kamar hotel dan makanan restoran mitra). Sebagai&#13;
solusi, rancangan ulang service blueprint disusun berdasarkan strategi Wirtz &amp; &#13;
Lovelock (2022) guna mentransformasi penanganan layanan menjadi preventif dan&#13;
proaktif melalui penyederhanaan proses, mitigasi bottleneck, serta transisi ke &#13;
layanan mandiri berbasis teknologi. Kesimpulannya, pemetaan terstruktur melalui&#13;
service blueprint sangat vital untuk mengeliminasi subjektivitas kinerja individu &#13;
staf dan mencegah risiko kegagalan operasional yang dapat menurunkan kepuasan&#13;
pelanggan. Penelitian ini menyarankan pihak manajemen TX Travel untuk &#13;
mengimplementasikan usulan redesign service blueprint sebagai panduan &#13;
operasional formal demi mengurangi human error, melindungi margin keuntungan, &#13;
serta memperkuat daya saing perusahaan.
</summary>
<dc:date>2026-07-06T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
<entry>
<title>Pengaruh Beban Kerja dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Audit Dimediasi oleh Perilaku Disfungsional Audit pada Auditor Eksternal di Jabodetabek</title>
<link href="http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1633" rel="alternate"/>
<author>
<name>Sompie, Valencia Baltihan</name>
</author>
<id>http://repository.matanauniversity.ac.id:8080/xmlui/123456789/1633</id>
<updated>2026-07-27T08:51:33Z</updated>
<published>2026-06-29T00:00:00Z</published>
<summary type="text">Pengaruh Beban Kerja dan Pemanfaatan Teknologi Informasi terhadap Kualitas Audit Dimediasi oleh Perilaku Disfungsional Audit pada Auditor Eksternal di Jabodetabek
Sompie, Valencia Baltihan
Dengan perilaku disfungsional audit sebagai mediator, penelitian ini &#13;
bertujuan untuk menyelidiki dampak beban kerja dan penggunaan TI terhadap &#13;
kualitas audit. Kantor akuntan publik (KAP) di wilayah Jakarta Raya (Jabodetabek) &#13;
menggunakan auditor eksternal, yang menjadi fokus utama penelitian ini. Karena &#13;
laporan audit harus dapat dipercaya dan dibuat sesuai dengan standar audit &#13;
profesional, kualitas audit dipandang sebagai bagian penting dari profesi audit. Di &#13;
sisi lain, perilaku disfungsional audit dapat didorong oleh beban kerja yang &#13;
berlebihan, yang dapat berdampak pada kualitas audit. Kualitas audit, di sisi lain, &#13;
seharusnya meningkat berkat penggunaan TI yang lebih baik, yang seharusnya &#13;
membuat audit lebih efisien dan efektif.&#13;
Auditor eksternal yang dipekerjakan oleh kantor akuntan publik di wilayah &#13;
Jabodetabek menjadi subjek kuesioner yang digunakan dalam pengumpulan data &#13;
awal studi kuantitatif ini. Dengan menggunakan metode seleksi bertujuan, auditor &#13;
dengan keahlian dalam melakukan penugasan audit dan mengintegrasikan TI ke &#13;
dalam pekerjaan mereka dipilih untuk sampel penelitian. Berkat SmartPLS, kami &#13;
dapat menerapkan teknik Partial Least Squares Structural Equation Modeling (PLS SEM) pada data yang telah kami peroleh.&#13;
Menurut hasilnya, perilaku disfungsional audit jauh lebih meningkat ketika &#13;
beban kerja tinggi. Perilaku disfungsional audit secara signifikan dipengaruhi &#13;
secara negatif oleh Pemanfaatan Teknologi Informasi, di sisi lain. Selain itu, &#13;
hubungan antara Beban Kerja dan Perilaku Disfungsional Audit terbukti dimediasi &#13;
oleh Pemanfaatan Teknologi Informasi dan Kualitas Audit. Berdasarkan temuan &#13;
tersebut, tampaknya penggunaan TI yang baik dapat membantu meningkatkan &#13;
kualitas audit dan mengurangi perilaku disfungsional audit.
</summary>
<dc:date>2026-06-29T00:00:00Z</dc:date>
</entry>
</feed>
