Abstract:
Tingkat turnover intention yang cukup tinggi pada industri perhotelan jadi rintangan
yang perlu diperhatikan sebab berpotensi memberikan pengaruh pada stabilitas
operasional serta kualitas pelayanan. Studi ini mempunyai tujuan guna melakukan
analisis pengaruh beban kerja pada turnover intention pada karyawan Hotel JHL
Solitaire Gading Serpong. Studi ini memakai pendekatan kuantitatif dengan metode
asosiatif. Pengumpulan data didapatkan dengan penyebaran kuesioner pada 91
responden yang terdiri atas karyawan aktif dan mantan karyawan, kemudian dilakukan
analisis memakai analisis regresi linear berganda melalui bantuan IBM SPSS Statistics
22.
Hasil studi memperlihatkan bahwasanya beban kerja mempunyai pengaruh positif serta
signifikan pada turnover intention. Beban kerja terbukti memiliki pengaruh dan dengan
semakin tingginya beban kerja yang dirasakan makan akan turut menaikkan
kecenderungan karyawan untuk keluar dari perusahaan. Nilai koefisien determinasi
(R²) sebanyak 0,211 memperlihatkan bahwa variebal beban kerja dapat menjelaskan
21,1% variasi turnover intention, sementara 78,9% dipengaruhi oleh faktor eksternal
dari model penelitian yang dipakai. Berdasarkan temuan tersebut, perusahaan
disarankan untuk melakukan pengelolaan beban kerja secara tepat dalam proporsi guna
mengurangi kecenderungan karyawan untuk meninggalkan perusahaan.